Cara Memilih Suami Penyayang

Cara Memilih Suami Penyayang


Pernahkah terpikir sebelumnya, ternyata jodoh kita memiliki sifat keras dan pemarah. Bisa dibayangkan seumur hidup perkawinan, sang istri pasti akan menderita atau tertekan batin. Paling tidak akan terjadi keributan dan pertengkaran di rumah tangga. Dan itu akan berujung kepada perceraian, seandainya salah satu pihak tidak bisa menahan diri dan tidak ada yang mau mengalah. Namun bisakah kita mencari jodoh yang penyayang. Jawabannya bisa, asal sabar dan tahu caranya!

Memiliki suami yang penyayang kepada istri adalah dambaan para istri. Penyayang berarti tidak pemarah, sabar dalam menghadapi masalah dan membimbing istri agar menjadi istri yang baik. Memang tidak mudah mencari calon pendamping hidup yang penyayang. Kita harus tahu lebih banyak karateristik sewaktu masih menjadi calon suami. Jangan sudah menjadi suami baru diketahui suami ternyata tidak tipe penyayang.

Dalam usaha mendapatkan suami yang penyayang, penting untuk mengetahui ciri-cirinya.
***

Ciri-ciri Suami Penyayang,

Pertama,
Menghargai wanita. Salah satu ciri suami penyayang adalah bisa menghargai dan menghormati wanita. Calon suami harus bisa menyayangi istri sebagaimana dia menyayangi ibunya. Ia selalu mendengarkan pendapat kaum wanita, walau kadang berbeda pendapat tapi tidak langsung mematahkan. Itu dilakukan agar pasangannya merasa nyaman dan bahagia.

Kedua,
Memiliki sisi humor yang menyenangkan. Hanya ketemu sebentar sudah bisa membuat candaan yang segar. Suasana menjadi lebih hidup dan meriah, walau tetap dalam batasan norma candaan yang wajar.
Ketiga,  
Memiliki sikap penyabar. Dalam perjalanan berumah tangga, selalu dituntut sikap sabar dari suami dan istri. Terutama dari pihak suami sebagai kepala rumah tangga. Dalam kejadian apapun yang dialami, suami tidak mudah marah. Tidak gampang emosi sehingga bisa berpikir jernih untuk mencari solusi. Selalu mengedepankan logika bukan emosi.

Keempat,
Selalu mendahulukan kepentingan bersama. Hampir tidak pernah egois untuk memikirkan diri sendiri. Calon suami bisa memilah-milah kegiatan apa yang jadi prioritas sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Tidak selalu harus kepentingannya yang diutamakan.
Kelima,
Mudah dekat dengan anak kecil. Gampang memikat hati anak-anak. Hanya berkenalan sebentar dengan seorang anak dimanapun berada, si anak sudah mau bermain dan bercanda dengan dia. Sikap spontanitasnya ketika bermain dengan anak, akan membuat si anak gampang tertawa lepas dan senang bermain. 

Keenam,
Sekecil apapun perbuatan atau ucapan yang ditujukan untuk membantunya, akan selalu dibalas dengan ucapan terimakasih yang tulus. Juga sekecil apapun perbuatan atau pekerjaan yang dilakukan oleh istrinya juga akan dibalas minimal dengan ucapan terimakasih.  

Ketujuh,
Dalam segala hal, selalu siap membantu istri. Cepat sekali menawarkan bantuan agar pekerjaan istri cepat selesai sebagai bentuk penghargaan dan kasih sayangnya kepada sang istri.

Kedelapan,
Dalam kesehariaanya tidak mau berlaku kasar. Jangankan kepada istri, kepada saudara, anak kecil bahkan kepada binatangpun, seperti kucing misalnya ia tidak  mau berlaku kasar. Biasanya sikap seperti itu terbawa dari lingkungan keluarganya. Terbiasa berbicara dan bersikap santun kepada siapapun anggota keluarganya. Termasuk kepada tetangga dan rekan kerjanya.
Cara Mengetahui :

Cara Pertama,
Perhatikan cara ia bicara, bersikap atau ketika mengerjakan sesuatu, apakah ia terburu-buru dan cenderung tidak sopan dan kasar terhadap wanita? Atau terhadap siapapun! Perhatikan, bila terjadi sesuatu yang tidak mengenakkan buat dia, apakah dia langsung marah dan membentak ?

Cara Kedua,
Perhatikan, apakah dia memiliki selera humor ketika berbicara. Pria yang memiliki selera humor tinggi, diyakini memiliki jiwa penyayang. Walau tidak selamanya seperti itu, ada juga pria yang tidak memiliki selera humor bisa juga penyayang terhadap wanita.

Cara Ketiga,
Sesekali buatlah ia sedikit marah. Cobalah beberapa kali, tapi berjangka waktu. Misalnya kita tidak menepati janji. Perhatikan apakah ia langsung marah. Pria yang penyabar, biasanya dapat meredam emosi dan tidak mudah marah.

Cara Keempat,
Perhatikan dalam kesehariannya, apakah ia selalu mementingkan dirinya dahulu baru orang lain. Sikap egois itu tidak bisa ditutupi. Akan muncul dengan sendirinya tanpa disadari. Pria yang memiliki sikap egois cenderung tidak penyayang.

Cara Kelima,
Cobalah bawa ia ke lingkungan yang ada anak-anak kecil. Perhatikan apakah ia cuek tertrhadap anak kecil atau bisa langsung bercanda dengan mereka. Pria yang mudah bercanda dengan anak kecil, cenderung bersikap penyayang.

Cara Keenam,
Perhatikan dan kalau perlu catat. Seberapa sering ia mengucapkan terimakasih atas pekerjaan yang telah kita lakukan. Atau terhadap sekecil apapun bantuan yang kita berikan kepadanya. Pria yang penyayang, gampang sekali mengucapkan terimakasih atas sekecil apapun pekerjaan yang kita lakukan untuknya.

Cara Ketujuh,
Sesekali lakukan suatu pekerjaan yang agak sulit atau berat di depan matanya. Perhatikan, apakah ia secara sigap segera memberikan bantuan atau malah mengacuhkan sama sekali. Pria penyayang, tidak akan mau membiarkan orang yang disayanginya bekerja terlalu berat. Atau mengerjakan pekerjaan yang sulit-sulit. Langsung saja rasa ibanya muncul dan segera memberikan bantuan.

Demikianlah edisi kali ini. Semoga bermanfaat !


Belum ada Komentar untuk "Cara Memilih Suami Penyayang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel