Toxoplasma Menjangkiti Penyanyi Rock - Istri Yang Sedang Hamil

Anak Kucing Penyebar Virus Toxoplasma

Anak Anjing Penyebar Virus Toxoplasma


Dilansir dari Babe News, sebuah berita mendadak viral muncul di media social. Berita tentang Tantri, vokalis Band Kotak yang sedang hamil anak kedua terserang Toxoplasma. Publik mengetahui Tantri diserang virus Toxoplasma dari unggahannya di laman Instagram miliknya. Kabar ini sungguh mengejutkan sekaligus menakutkan, bila telah mengetahui resiko berbahaya terjangkit virus Toxoplasma. Namun demikian tidak diketahui secara jelas penyebab sang vokalis terjangkit virus Toxoplasma. Lalu apakah Toxoplasma itu? Kenapa ibu hamil wajib menghindari virus Toxoplasma ? Pengetahuan ini sangat penting sekali buat pengantin baru atau istri yang akan atau sedang hamil.


Toxoplasma atau Toxoplasmosis adalah salah satu penyakit yang ditimbulkan oleh virus dan tergabung dalam kelompok TORCH. TORCH adalah singkatan dari Toxoplasma, Other Inspection, Rubela, Cytomegalovirus dan Herpex Simplex Virus. Semua penyakit tesebut sangat berbahaya bagi janin yang sedang dikandung ibu hamil. Itulah sebabnya istri yang akan atau sedang hamil wajib waspada agar tidak terjangkit virus TORCH.

Resiko Terjangkit Virus TORCH,
Resiko ibu hamil terjangkit virus TORCH adalah bayi meninggal dan atau lahir tidak normal disebabkan kerusakan otak, mata, buta, tuli, kelainan jantung, keguguran. Keterbelakangan mental, gangguan kemampuan belajar, epilepsi, pneumoni, hidrosepalus, cerebral palsy, autisme, penyakit kuning dan masih banyak resiko lain. Banyak istri yang  akan dan atau sedang hamil tidak menyadari bahayanya terjangkit virus TORCH. Namun bila sudah mengetahui resiko terjangkit virus TORCH diatas, para istri yang akan atau sedang hamil bisa melakukan langkah pencegahan!

Penjelasan singkat tentang penyakit dalam kelompok TORCH :
  • Toksoplasma atau Toxoplasmosis, 
Penyakit yang disebabkan oleh virus atau parasit Toxoplasma gondii yang dapat menginfeksi sistem saraf pusat dan mata. Jika seorang ibu hamil menderita toksoplasmosis, parasit Toxoplasma gondii dapat menular dari ibu ke janin melalui plasenta dan menyebabkan kelainan pada janin.
  • Other Infection, 
Penyakit ini muncul karena ditemukan beberapa organisme yang dapat menimbulkan komplikasi pada janin. Sifilis, Varicella-zoster (cacar air), campak, HIV, dan Zika merupakan infeksi yang dapat menimbulkan masalah pada janin. Dalam praktiknya, pemeriksaan terhadap infeksi lain ini akan disesuaikan dengan daerah tempat tinggal masing-masing.
  • Rubella, 
Penyakit ini berasal dari virus yang menyebabkan campak Jerman. Jika seorang ibu hamil menderita infeksi virus Rubella, virus tersebut dapat menular ke janin dan menyebabkan kelainan jantung, tuli, gangguan penglihatan, infeksi paru, kelainan darah, dan keterlambatan pertumbuhan. Selain itu, infeksi rubella yang diderita bayi dari ibunya selama kehamilan juga dapat menyebabkan gangguan saraf pusat, kelainan sistem imun, dan gangguan tiroid setelah bayi tersebut lahir dan tumbuh.
  • Cytomegalovirus (CMV),
Penyakit ini berasal dari jenis virus yang umumnya menginfeksi orang dewasa, namun jarang menyebabkan gangguan kesehatan serius. Akan tetapi jika seorang ibu hamil menderita infeksi cytomegalovirus, virus tersebut dapat menular ke janin dan menyebabkan gangguan pada janin. Contoh kelainan yang dapat diderita oleh janin maupun bayi baru lahir akibat tertular cytomegalovirus dari ibunya adalah kehilangan pendengaran, gangguan penglihatan, pneumonia, kejang-kejang, dan kelainan mental.
  • Herpes simplex virus (HSV),
Penyakit ini berasal dari virus yang dapat menyebabkan herpes, baik oral maupun genital, pada orang dewasa. Bayi dapat tertular virus herpes dari ibunya selama proses persalinan, terutama jika ibunya menderita herpes genital. Infeksi virus herpes dapat merusak sistem saraf pusat pada bayi.

Penyebab Terjangkitnya,
Penyebar utama virus TORCH adalah hewan yang ada di sekitar kita. Kucing, Anjing,  Ayam, Burung, Tikus, Merpati, Kambing, Sapi, dan lainnya. Penularan secara aktif dapat disebabkan oleh antara lain :
1.    Makan daging setengah matang yang berasal dari hewan yang terinfeksi
2.    Makan makanan yang tercemar oosista dan feeses kucing yang menderita TORCH.
3. Transfusi darah (trofozoid), transpantasi organ, atau cangkok jaringan (trozoid, sista), kecelakaan di laboratorium yang menyebabkan TORCH masuk ke dalam tubuh atau tanpa sengaja melalui luka.
4.    Hubungan intim antara pria dan wanita
5.   Ibu hamil yang menderita TORCH ketika mengandung ada kemungkinan anaknya menderita TORCH yang ditularkan melalui plasenta
6.    ASI pada ibu yang menderita TORCH
7.    Keringat yang menempel pada baju atau pun yang masih menempel pada kulit
8.  Kebiasaan makan sayuran mentah, dan buah-buahan segar yang dicuci kurang bersih, makan tanpa cuci tangan terlebih dahulu
9.    Air liur. Cara penularan melalui air liur hampir sama dengan penularan pada poin nomor 4.

Berhubung panjangnya penjelasan empat penyakit di atas yang berasal dari virus, maka artikel kali ini hanya menyajikan pembahasan tentang Toxoplasma.

Toxoplasma atau Toxoplasmosis,

Penyakit ini disebabkan oleh virus / parasit yang disebut sebagai parasit Toxoplasma Gondii. Virus ini dapat menginfeksi sistem saraf pusat dan mata.  
Sebenarnya Toxoplasma bukanlah penyakit menular kepada pasangan, tetapi ia menular pada keturunan. Bisa jadi anak pertama dan kedua sehat, tetapi anak ketiga cacat atau mengalami epilepsi dan autisme. Tetapi yang sering terjadi, baik anak pertama maupun anak kedua sesungguhnya turut terinfeksi.
Gejala yang muncul pada ibu hamil,
Seseorang yang terjangkit virus Toxoplasma awalanya tampak sehat, tetapi ketika sedang hamil mulai muncul beberapa gejala. Gejala yang sering terjadi adalah flek pada istri yang sedang hamil. Flek ini bisa terjadi terus menerus sepanjang kehamilan. Gejala lainnya seperti demam tinggi, nyeri otot, kelelahan dan radang tenggorokan. Janin di dalam rahim tidak berkembang, hamil anggur, atau bayinya meninggal pada usia kandungan 7 bulanan.
Penyebab Toksoplasmosis
Infeksi toksoplasmosis disebabkan oleh parasit bernama Toxoplasma gondii. Parasit jenis ini bisa menginfeksi hewan dan burung. Toxoplasma gondii bisa ditemukan pada kotoran kucing yang terinfeksi, serta daging binatang yang terinfeksi.
Parasit Toxoplasma gondii bisa berkembang biak pada hewan peliharaan atau hewan liar, maka hewan tersebut akan menjadi inang utama. Namun hewan-hewan yang terinfeksi parasit Toxoplasma gondii biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala tertentu.
Parasit Toxoplasma gondii bisa bertahan sampai beberapa bulan hidup di tanah atau air. 
Parasit Toxoplasma gondii masuk ke tubuh manusia melalui beberapa cara, yaitu:
·    Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang tidak dicuci atau yang terkontaminasi kotoran hewan terinfeksi parasite Toxoplasma.
·         Memasukkan tangan yang terkontaminasi tanah atau kotoran hewan ke mulut.
·         Mengonsumsi daging, telur mentah atau setengah matang.
·   Menggunakan peralatan yang terkontaminasi daging yang terinfeksi Toxoplasma, seperti pisau, gunting, dan  talenan bekas daging mentah dan lain-lain.
·         Meminum susu kambing atau sapi mentah yang terinfeksi atau non-pasteurisasi.
 Pencegahan Toksoplasmosis
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena infeksi toksoplasmosis, selama masa kehamilan yaitu:
·     Ungsikan seluruh binatang-binatang peliharaan, seperti Kucing, Anjing Burung dan lain-lain.
·       Jangan bepergian ke Kebun Binatang dan atau berinteraksi dengan binatang.
·       Gunakan sarung tangan saat berkebun atau memegang tanah.
·        Hindari mengonsumsi daging atau telur mentah atau setengah matang.
·   Hindari meminum susu sapi dan atau susu kambing non-pasteurisasi atau produk-produk yang terbuat darinya.
·       Hindari kontak dengan kucing liar, burung liar dan hewan-hewan liar lainnya.
·      Hindari menyentuh tanah yang dikhawatirkan terkena kotoran kucing atau anjing pada wadah kotoran kucing atau tanah, terutama bagi yang memelihara kucing.
·        Cucilah tangan dengan sabun sebelum dan sesudah memegang daging mentah.
·       Cucilah semua peralatan dapur yang telah bersentuhan dengan daging mentah dengan sabun pembersih.
·         Cucilah selalu buah dan sayuran sebelum dikonsumsi.
·         Tutuplah bak pasir tempat bermain anak-anak.
·         Pastikan memasak makanan sampai benar-benar matang
·         Mencuci tangan sehabis memegang daging mentah
·         Meminum air hanya yang telah dimasak
·         Makanlah makanan yang matang (sudah dimasak pada suhu lebih dari 70 derajat Celsius), atau bila Anda ingin mengonsumsi makanan atau daging yang sudah didinginkan, pilih yang sudah dibekukan hingga suhu -20 derajat Celsius. Suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin mampu membunuh Toxoplasma gondii.
·  Perlu diperhatikan bahwa menyimpan makanan di kulkas, memasak dengan menggunakan microwave, dan mengonsumsi daging asap atau daging yang dikeringkan tidak bisa membunuh parasit sehingga tak menjamin makanan bebas parasite Toxoplasma gondii.
·   Langkah yang paling tepat istri yang akan atau sedang hamil untuk pencegahan terjangkit Toxoplasma adalah rutin skrining ke dokter. Langkah itu dilakukan  sebelum dan selama masa kehamilan untuk memastikan tidak terjangkit virus Toxoplasma.

Mudah-mudah artikel ini bermanfaat buat para pembaca khususnya istri-istri yang akan dan atau sedang hamil! Satu dan lain hal, agar tidak terjangkit virus Toxoplasma gondii.

Terakhir, teriring doa untuk Tantri Kotak semoga diberi kesehatan untuk dirinya dan calon anak yang akan lahir!  Semoga suami dan istri diberikan kesehatan, murah rezeki dan berkah hidupnya. Amin !

Belum ada Komentar untuk "Toxoplasma Menjangkiti Penyanyi Rock - Istri Yang Sedang Hamil"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel