Contoh Pidato Penyerahan Calon Pengantin Pria


Dalam rangkaian prosesi perkawinan, bila sampai pada proses pernikahan ada tahap penyerahan Calon Pengantin Pria untuk dinikahkan. Tahapan ini harus didahului kata sambutan atau pidato penyerahan dari pihak Calon Pengantin Pria kepada pihak Calon Pengantin Wanita.

Biasanya dipilih orang yang dituakan untuk mewakili berpidato atau memberikan kata sambutan penyerahan Calon Pengantin Pria. Si pemberi kata sambutan ini akan menyampaikan sepatah dua kata yang berisikan poin-poin sebagai berikut :
1.     Kata Pembukaan
2.     Penghormatan kepada berbagai pihak yang hadir
3.     Ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT.
4.     Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW.
5.     Ucapan terimakasih atas sambutan hangat yang diberikan tuan rumah.
6.     Mengingatkan pada acara lamaran terdahulu.
7.     Menyampaikan tujuan utama, menghantarkan Calon Pengantin Pria
8.     Menyerahkan Calon Pengantin Pria untuk dinikahkan.
9.     Menitipkan pesan agar Calon Pengantin Pria menyayangi Mertua.
10.  Menitipkan pesan agar Calon Pengantin Pria bisa menjadi Imam yang baik
11.  Penyerahan  seserahan untuk Calon Pengantin Wanita
12.  Memohon maaf bila terdapat penyampaian yang kurang pada tempatnya.
13.  Doa Penutup.
Secara garis besar, itulah poin-poin yang akan disampaikan pada saat memberikan kata sambutan atau pidato. Namun bisa ditambahkan dengan hal-hal lain disesuaikan dengan adat istiadat dan kebiasaan tuan rumah.


***

Contoh Kata Sambutan atau Pidato Penyerahan Pengantin Pria untuk dinikahkan
Durasi pidato +/-  5 menit

Bismillahi rahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil alamin, Wassolatu wassalamu ala asrofil ambiya I walmursalin. Wa’ala alihi wasohbihi ajmaiin. Amma ba’du.

Salam Sejahtera bagi kita semua!

Yang saya hormati Bapak ( … nama ayah ibu CPW … ) beserta keluarga besar yang hadir di tempat berbahagia ini.
Yang saya hormati Bapak Penghulu
Yang saya hormati, para orang tua dan para guru atau ustadz
Yang saya hormati semua Bapak dan Ibu yang telah hadir ditempat ini, mohon maaf karena tidak dapat menyebutkan satu persatu.

Pertama sekali marilah kita panjatkan puji syukur ke Hadhirath Allah SWT., yang telah memberikan limpahan Rahmat dan karunia kepada kita semua, antara lain berupa nikmat kesehatan dan kelapangan waktu sehingga bisa  berkumpul di tempat yang berbahagia ini.

Selanjutnya Shalawat dan Salam marilah kita sampaikan kepada junjungan kita, Baginda Rasulullah Muhammad SAW, kiranya kelak di hari yaumil akhir kita mendapat syafaatnya Amin Ya Robbal Alamin.

Para hadirin undangan yang terhormat,
Izinkanlah kami atas nama keluarga besar Bapak ( … nama ayah CPP… ) dan ( … nama ibu CPP … ) sebagai orang tua dari ananda ( … nama CPP … ),  menyampaikan sepatah dua kata sebagai pidato pembukaan.

Ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kami haturkan kepada keluarga besar Bapak  ( … nama orangtua CPW …) yang telah menyambut kami dan rombongan dengan begitu hangat.  Ini terlihat dari  wajah-wajah ceria dengan senyum tersungging menerima kedatangan kami. Senyuman yang terpancar tulus dari Bapak dan Ibu semua yang hadir disini.

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa sekitar …. bulan yang lalu, telah dilalui proses pelamaran oleh ananda ( … nama CPP …. ) dan telah diterima dengan baik oleh ananda ( … nama CPW …) dan disetujui pula oleh Bapak ( … nama orangtua CPW …). Pada waktu itu telah disepakati hari pernikahan pada tanggal ….., yaitu jatuh pada hari ini. Oleh sebab itulah pada hari ini kami datang menghantarkan ananda ( … nama CPP… ) untuk dinikahkan dengan ananda ( … nama CPW …).

Hanya saja anak kami ananda ( … nama CPP … ) ini masih polos dan kurang dididik dalam ilmu agama dan sopan santun kepada orang tua. Sehingga pada kesempatan ini, kami mohon agar kiranya Bapak ( … orangtua CPW …) dan keluarga besarnya dapat memberikan bimbingan agar ananda ( … nama CPP … ) lebih santun dan dapat menjadi imam yang baik dan bertanggung jawab kepada keluarga. Sekaligus menjadi menantu yang baik dan menyayangi Bapak dan Ibu ( … nama orangtua CPW …) sebagaimana dia menyayangi orangtuanya selama ini.

Ada pesan dari orangtua ananda yaitu dari Bapak dan Ibu ( … nama orang tua CPP … ), agar ananda menghormati dan menghargai keluarga besar di rumah ini. Jangan sekali-kali membuat orangtua merasa marah dan atau bersedih sebagai akibat perbuatan, perkataan dan sikap ananda yang kurang pada tempatnya. Berbaktilah kepada Bapak dan Ibu ( … nama orangtua CPW … ) sebagaimana ananda berbakti kepada kami. Itulah pesan dari orangtua ananda.

Untuk hal-hal lain, demi kelancaran prosesi pernikahan kami serahkan kebiijakan dari Bapak Penghulu, Bapak ( … nama orangtua CPW …) dan keluarga besar yang hadir disini.

Dalam kesempatan ini, turut kami hantarkan seserahan kepada Bapak ( … nama orangtua CPW … ). Namun seserahan ini janganlah dilihat dari jumlah dan nilainya, tapi mohon diartikan sebagai tanda pengikat tali kasih kekeluargaan dengan pihak Bapak. Sebagaimana dimaklumi, bahwa dengan akan terealisasinya pernikahan antara ananda ( … nama CPP …) dengan ananda ( nama CPW …), maka tersambung pula tali silaturahmi keluarga besar kedua belah pihak. Dan inilah arti seserahan sebenarnya. Sebagai tali pengikat keluarga besar Bapak ( … nama orangtua CPW …) dengan keluarga besar Bapak ( … nama orangtua CPP …).

Demikianlah, kata sambutan penyerahan ananda ( … nama CPP …) kepada keluarga besar Bapak ( … nama orangtua CPW …). Bilamana terdapat kesalahan kata dan sikap kami dan rombongan yang kurang pada tempatnya, untuk itu kami menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Subhanaka rabbil izzati ammaa yashifun wassalamun alal mursalin. Walhamdulillahi rabbil alamin. Wabillahi taufiq walhidayah. Wassalamualaikum Warrahmutallahi Wabarrakatuh.

***

 

Sebelum melangkah ke tahap pertemuan untuk melagsungkan acara pernikahan, sebaiknya dibocarakan terlebih dahulu oleh calon pengantin kepada orangtuanya masing-masing. Apakah diperlukan penambahan pantun pada kata sambutan/pidato.
Jika diperlukan, maka harus disiapkan pantun yajg bisa bersambut oleh kedua belah pihak, agar pidato dan berbalas pantun menjadi menarik.

Bila salah satu pihak menambahkan pantun dalam pidatonya, maka pihak yang lain harus pula melengkapi pidatonya dengan pantun. Namun apabila tidak diperlukan maka kedua belah pihak sebaiknya tidak memakai pantun. Untuk itu diperlukan pendekatan kepada kedua belah pihak, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Kata sambutan penyerahan Calon Pengantin Pria kepada keluarga besar Calon Pengantin Wanita untuk dinikahkan ini masih jauh dari kata sempurna. Mungkin masih diperlukan penambahan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi.

Akhir kata, semoga contoh pidato atau kata sambutan diatas, bermanfaat buat siapa saja  yang akan menyampaikan kata sambutan.

4 Komentar untuk "Contoh Pidato Penyerahan Calon Pengantin Pria"

  1. Waaah bagus nih. Buat masukan dan contoh buat yg mau menikah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sudah berkenan mampir. Maaf baru buka blog ini lagi. Insya Allah akan diteruskan lagi. Sukses ya Bro,

      Hapus
  2. Balasan
    1. Terimakasih sudah berkunjung. Insya Allah akan ada tulisan tentang pidato selanjutnya.

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel