CONTOH PIDATO ACARA HALAL BIHALAL




Sebuah contoh pidato sederhana dalam rangka acara Halal Bihalal yang diselenggarakan dalam internal sebuah perusahaan.

Tema Acara              : Halal Bihalal PT Awan Biru Cemerlang
Lokasi                        : Aula Plaza Awan Biru Cemerlang
Durasi                        : 15 menit
Audiens                     : Staff dan Karyawan PT Awan Biru Cemerlang  +/- 50 orang.
Pembicara                 : Salah Seorang Karyawan PT Awan Biru Cemerlang


Teks Pidato :

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua.
Bismillaahirrohmanirrohim,
Alhamdulillahirobbil ‘aalamin. Washolatu was salaamu ‘alaa asyrofil; anbiyaa-i wal mursalin, wa’alaa aalihi washobhihi ajma’iin. Ammaa Ba’du.

Yang saya hormati Bapak Komisaris Utama PT Awan Biru Cemerlang,
Yang saya hormati Bapak Direktur Utama PT Awan Biru Cemerlang,
Yang saya hormati Bapak Direktur SDM PT Awan Biru Cemerlang,
Yang saya hormati Bapak Direktur Keuangan PT Awan Biru Cemerlang,
Yang saya cintai rekan-rekan Karyawan PT Awan Biru Cemerlang,

Izinkanlah saya selaku yang mewakili rekan-rekan karyawan PT Awan Biru Cemerlang menyampaikan sepatah dua kata dalam rangka Acara Halal Bihalal PT Awan Biru Cemerlang.

“Allahuaakbar, Allahuaakbar, Allaahuakbar laa illaahailllallahuwaallaahuakbar, Allaahuakbar walillaahilhamd”

Pertama sekali marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Sang Pencipta kita yaitu Allah SWT. Tuhan yang telah memberikan limpahan rezeki dan nikmat  yang tak terhitung kepada kita, untuk menjalankan kehidupan di dunia ini.

Selanjutnya sholawat dan salam kita sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW, Rasul pembawa amanah berupa ajaran Islam. Agama yang harus diyakini dan diamalkan oleh kita tanpa keraguan setitikpun untuk menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Semoga kelak kita semua mendapat tempat di surga yang dijanjikan Allah SWT. Amin Ya Robbal Alamin!

Bapak-bapak, Ibu-ibu dan Saudara-saudara, lantunan kalimat Takbiran di atas memiliki makna yang sangat dalam. Lantunan kalimat-kalimat agung tersebut sebagai bukti rasa syukur kita telah diberi kesempatan bertemu dengan bulan Ramadhan. Bulan dimana kita telah berlomba-lomba melakukan amal ibadah. Mulai dari puasa, salat fardhu, salat rawatib, salat dhuha, salat tarawih, membaca ayat suci Al Qur’an, bersadakah, infaq dan membayar zakat. Allah SWT akan memberikan imbalan pahala berlipat ganda kepada umatNya yang telah mengerjakan amal ibadah itu, bila dibandingkan dikerjakan di luar bulan Ramadhan.

Selama satu bulan penuh, kita telah menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadhan serta ibadah-ibadah lainnya. Di bulan suci Ramadhan inilah diuji keimanan dan ketaqwaan kita. Apakah ibadah kita masih seperti di bulan-bulan sebelumnya? Apakah sudah lebih baik dan bertambah amal ibadah yang dikerjakan di bulan suci Ramadhan?

Kita akan termasuk kedalam golongan manusia yang merugi, bila tidak mau mengerjakan ibadah-ibadah di atas. Bulan Ramadhan hanya ada setahun sekali dan belum tentu bisa bertemu lagi dengan bulan Ramadhan di tahun depan. Kecuali dengan Izin Allah SWT, bila kita masih diberi kesehatan dan umur yang panjang.

Mudah-mudahan semua yang hadir disini termasuk Hamba Allah yang gemar beribadah. Yang tadinya sholat fardhunya masih bolong-bolong, di bulan Ramadhan sudah tertib mengerjakan salat lima waktu. Yang tadinya tidak mengerjakan salat sunat Rawatib sekarang sudah mengerjakan. Yang tadinya tidak mengerjakan salat Tahajud sekarang sudah mengerjakan. Yang tadinya tidak rajin membaca ayat-ayat Kitab Suci Al Qur’an, sekarang setiap hari sudah membaca. Yang tadinya kurang suka berinfaq dan bersedekah, sekarang paling rajin. Yang tadinya suka  berghibah sekarang mulutnya seperti terkunci. Yang tadinya tidak mengerjakan perintah-perintah Allah sekarang sudah mengerjakan. Yang tadinya mungkin sering melanggar larangan-larangan Allah, tapi sekarang Alhamdulillah tidak lagi melanggarnya. Itulah berkah bulan Ramadhan. Bulan yang dimuliakan Allah SWT.

Bapak-bapak, Ibu-ibu dan Saudara-saudara sekalian, sekarang ini kita telah memasuki bulan Syawal. Semoga kita bisa memaknai Hari Raya Idul Fitri sebagai hari kemenangan, dengan keberhasilan meningkatkan amal ibadah kita selama di bulan Ramadhan. Dan Insya Allah peningkatan amal ibadah yang telah kita lakukan itu akan bertahan dan malah bertambah di bulan-bulan berikutnya. Itu semua diharapkan akan semakin membentuk pribadi kita yang berakhlaktul kharimah. Tidak hanya di segi amal ibadah, tapi juga dalam melakukan pekerjaan di perusahaan ini. Karena bekerja juga termasuk ibadah yang wajib kita lakukan dengan sebaik-baiknya. Itulah arti sebuah kemenangan!

Bapak-bapak, Ibu-ibu dan Saudara-saudara yang hadir di tempat yang berbahagia ini, pada hari ini kita mengadakan acara Halal bihalal dengan tujuan memupuk hubungan silaturahmi antara kita semua. Antara bawahan dengan pimpinan dan antar sesama karyawan. Hilangkan rasa saling curiga, marilah kita selalu berbaik sangka dan bekerja dengan tulus ikhlas untuk kemajuan perusahaan yang berarti juga untuk kemajuan kita semua. Untuk itu di bulan dan hari yang Fitri ini, marilah kita saling maaf memaafkan.

Bapak-bapak, Ibu-ibu dan Saudara-saudara sekalian, ada sebuah Hadits dari Rasulullah SAW yang artinya :

“Dua orang Islam yang bertemu satu sama lain, kemudian mau saling berjabatan tangan antara keduanya, maka kedua orang itu akan diampuni Allah (begitu cepat datangnya ampunan itu) sebelum mereka berpisah satu sama lainnya.” (Hadits riwayat Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majjah).

Oleh karena itu di akhir acara ini marilah kita saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan secara tulus untuk menghapus segala salah dan khilaf di antara kita semua.

Sebelum pembicaraan ini saya akhiri, atas nama semua karyawan dengan ini mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Direktur Utama dan direktur-direktur lainnya yang telah berkenan mengizinkan acara Halal Bihalal diselenggarakan di tempat ini. Semoga Allah SWT membalas budi baik semua pimpinan perusahaan.

Selamat Hari Raya Idul Fitri .... H, Minaal ‘aa-idin wal faa-izin. Mohon Maaf lahir dan batin. Demikianlah kata sambutan yang bisa saya sampaikan. Bila terdapat sikap dan perkataan yang kurang pada tempatnya, mohon dibukakan pintu maaf. Terimakasih atas perhatian yang telah diberikan.

“Allahuaakbar, Allahuaakbar, Allaahuakbar laa illaahailllallahuwaallaahuakbar, Allaahuakbar walillaahilhamd”

Wabillahit Taufiq Walhidayat Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.

Catatan :
Contoh pidato ini masih jauh dari kata sempurna dan mungkin masih banyak kekurangan disana-sini. Untuk itu sekiranya bila ingin dipergunakan, silakan saja ditambah atau dikurangi seperlunya.

Semoga bermanfaat!


Belum ada Komentar untuk "CONTOH PIDATO ACARA HALAL BIHALAL"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel