MEMULAI BISNIS ONLINE LARIS SAAT CORONA





Memulai bisnis online laris saat wabah Corona merebak hampir di seluruh daerah Indonesia, bisa dikatakan cukup sulit. Sebagian besar daerah sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan atau New Normal. Masyarakat lebih banyak berdiam di rumah atau stay at home. Mungkin juga bukan dikarenakan alasan adanya Program Pembatasan Sosial Berskala Besar dan atau New Normal saja, tetapi juga adanya alasan takut terpapar virus Corona jika melakukan perjalanan keluar dari rumah.

Dampak dari pemberlakuan pembatasan dan alasan takut terpapar virus Corona, tidak hanya mengurangi aktivitas masyarakat di luar rumah, tetapi dunia usaha juga terkena imbasnya. Kalau kondisi sudah seperti ini, lalu bisnis apa yang bisa dikerjakan dari rumah? Work from home? Adakah bisnis rumahan yang bisa dikerjakan saat wabah Corona masih ada?

Bisnis Online, itulah yang menjadi solusi untuk dikerjakan dari rumah. Bukan lagi bisnis sampingan tapi bisnis yang bisa menjadi tulang punggung penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi kalau suami sebagai kepala keluarga terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan istri hanya sebagai ibu rumah tangga biasa, pasti akan kebingungan. Memang ada bantuan sosial dari pemerintah pusat dan daerah, tapi sebaiknya jangan terlalu mengharapkan uluran bantuan itu. Lebih baik memiliki usaha sendiri untuk menopang hidup. Bisa memilih menjual frozen food buatan sendiri atau menjualkan milik orang lain, yang penting bisnis itu merupakan bisnis rumahan.
Berikut ini coba dibahas sebuah bisnis yang bisa dikerjakan dari rumah. Mudah-mudahan bisa jadi solusi bisnis untuk siapapun yang berminat membuka usaha sendiri saat terjadi Pandemik Corona. Memang bisnis ini bukanlah bisnis tanpa modal, tetap saja memerlukan modal, namun diusahakan hanya membutuhkan modal yang minim.

Setelah dalam artikel yang lalu membahas Peluang Bisnis Online Laris Saat Corona, khusus Bisnis Katering dengan pemasaran secara online, kali ini akan dibahas tentang Bisnis Online Frozen Food.
Mengapa bisnis kuliner yang dipilih? Saat pandemic Corona masih ada, aktifitas keluar rumah terbatas, keinginan untuk membeli makanan atau minuman siap saji secara online menjadi prioritas bagi masyarakat.  Konsumen mencari secara online. Mungkin via marketplace atau sosial media.

Bagi Sebagian besar masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan, apalagi yang memiliki kelebihan uang, akan merasa kesal untuk terus stay at home. Anak-anak harus belajar seharian di rumah, sementara sang bapak juga bosan karena tidak ada yang dikerjakan. Semua jadi bingung dan rewel. Apalagi tidak ada camilan yang mau dimakan. Kalau si ibu harus memasak camilan setiap hari, pasti akan merepotkan, maka solusinya adalah membeli secara online, karena ada pembatasan keluar dari rumah. Jadi sangat disarankan untuk memilih bahan makanan siap saji jenis camilan.

Beberapa jenis makanan camilan siap saji yang menjadi favorit, antara lain Bakso, Kebab, Cireng, Nugget, Chicken Cryspi, Dimsump, Sosis, Otak2, Burger dan lain-lain. Minuman siap saji juga banyak sekali jenisnya, misalnya berbagai jenis jus, es olahan, kopi olahan. Semuanya dalam bentuk frozen food. Artinya dikemas dalam kemasan tertentu dan dalam kondisi dingin atau beku.

Bisnis olahan frozen food memerlukan peralatan seperti freezer dan alat pembungkus selain dari peralatan memasak jika makanan itu dimasak sendiri bukan menjualkan milik orang lain. Peralatan lainnya adalah Hape dan laptop (optional, jika memungkinkan) yang berfungsi untuk memasarkan secara online. Peralatan paling mahal untuk bisnis ini adalah freezer, namun untuk mensiasati sementara, bisa juga di awal operasional menjualkan dulu barang milik orang lain. Ada kok, penjual frozen food yang mau bekerjasama dengan meminjamkan freezer miliknya. Dengan syarat kita harus menjualkan produk mereka (contoh Belfood).

Kelebihan bisnis online frozen food, karena produk yang akan dijual bisa tahan lebih lama (lebih dari 1 hari), sehingga bisa target market bisa menjangkau sekitar Kota atau Kabupaten. Kelebihan lainnya, Frozen food adalah makanan yang dibekukan hingga siap dimakan, dengan tujuan agar awet untuk jangka waktu lama karena disimpan di freezer. Jadi kalau mengkonsumsi tinggal memanaskan saja agar langsung bisa dimakan tanpa perlu pengolahan lagi. Frozen food praktis penggunaannya, karena itulah banyak menjadi pilihan orang. Bila sedang malas memasak dan tidak ada makanan di rumah, tinggal menghangatkan saja langsung bisa jadi camilan yang lezat.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan, bila usaha semakin sukses jangan lupa mengurus izin usaha. Minimal dari Kepala Desa atau Lurah, kalau bisa diurus Izin Rumah Tangga. Kalau yang bersangkutan dengan daging yang diolah sendiri sebaiknya diurus juga izin dari BPOM, agar usaha kita menjadi legal / syah di mata hukum.

Makanan pokok dan atau camilan akan tetap menjadi primadona dalam dunia bisnis online, terlebih frozen food karena praktis penggunaannya. Resiko rusak atau busuk kecil sekali asal tetap disimpan di freezer dan tidak melewati masa expired-nya. Sehingga tidak salah memilih bisnis online frozen food untuk dikerjakan. Namun satu hal hatus diingat, pilihlah produk frozen food yang tidak memakai bahan pengawet atau MSG. Banyaknya pemberitaan miring tentang penggunaan bahan pengawet atau MSG, membuat banyak masyarakat menghindari makanan dan atau minuman menggunakan bahan pengawet atau MSG.


Cara Memulai Bisnis Online,
1.       Memproduksi sendiri Bahan Makanan siap saji.
Cara pertama ini akan terasa agak sulit, karena banyak proses pekerjaan yang harus dilakukan. Mulai dari belanja bahan baku, memproses, mengemas dan memasarkan secara online. Di samping itu cara ini membutuhkan modal yang tidak sedikit dan keahlian untuk membuat berbagai jenis bahan makanan siap saji.
Keuntungan yang diperoleh akan lebih besar, walau resiko kerugian mungkin cukup besar juga kalau barang tidak laku terjual.
2.       Membeli bahan makanan atau minuman siap saji, kemudian dikemas ulang.
Sekarang banyak makanan atau minuman siap saji yang dijual dalam kemasan besar, misalnya berbagai jenis Jus buah dijual dalam kemasan 5 liter. Produk ini, misalnya bisa dikemas ulang dalam botol ukuran 0,7 liter, sehingga bisa menjadi 7 botol. Sebagai contoh saat ini di sekitar Bekasi ada yang menjual jus buah rasa Mangga ukuran 5 liter seharga Rp.35.000,- Bila dikemas ulang menjadi 7 botol dan dijual seharga Rp.8.000,- atau senilai Rp.56.000,- Keuntungan kotor yang diperoleh sebesar Rp.21.000,- per 5 liter. (sebelum dikurangi biaya-2 lain).
Cara kedua ini, memerlukan modal untuk membeli makanan/minuman siap saji ditambah botol-botol kecil dan juga stiker merek sendiri yang akan ditempel ke setiap botol. Modal yang dibutuhkan cukup lumayan tapi tidak sebanyak modal yang dibutuhkan pada cara pertama. Resiko kerugian mungkin ada kalau barang tidak laku terjual dan atau daluwarsa.
3.       Menjadi Reseller,
Menjadi Reseller banyak dilakukan oleh sebagian pelaku dunia usaha, terutama kaum ibu-ibu. Saat ini cukup mudah menjadi Reseller. Tinggal melakukan komunikasi dengan supplier yang ada di marketplace dan atau mencari via internet. Setelah itu melakukan komunikasi dan transaksi pembelian untuk menyetok barang. Baru mulai melakukan penjualan, juga bisa via marketplace, medsos atau kelompok-kelompok arisan, pengajian dan lain-lain.
Bisnis online jenis ini membutuhkan modal lebih sedikit dari yang dibutuhkan pada cara pertama atau kedua. Resiko kerugian tetap ada kalau stock barang tidak habis terjual, tapi tidak sebesar pada cara pertama atau kedua.
4.       Menjadi Dropshiper,
Menjadi Dropshipper adalah cara bisnis online yang membutuhkan modal paling kecil dari modal yang dibutuhkan pada ketiga cara di atas. Proses transaksi sama dengan yang dilakukan pada cara ketiga, bedanya Dropshipper tidak menyetok barang. Tugasnya hanya menawarkan barang melalui medsos atau marketplace. Bila ada order dari pembeli, kita menghubungi supplier menanyakan stock barang yang diorder, setelah itu melakukan pembelian,  baru bisa dijual kepada pembeli.
Kendala pada cara ini terletak pada waktu komunikasi dengan supplier untuk menanyakan stock barang ready atau tidak, baru bisa memberikan jawaban kepada pembeli. Kadang pihak supplier agak lama menjawab pertanyaan kita, dan mungkin pembeli tidak sabar menunggu jawaban kemudian membatalkan order. Di sini tidak ada resiko kerugian, modal yang dibutuhkan paling kecil, tapi keuntungan yang diperoleh juga paling sedikit.

Berbagai cara penjualan bisnis online di atas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tinggal kita  mau memilih yang mana, tergantung dana dan keahlian yang dimiliki.

Promosi untuk Bisnis Online,
1.       Mulai dari mulut ke mulut,
Inilah jenis promosi paling murah dan paling efektip, karena bisa menuai hasil langsung. Mulai dari lingkungan sekitar rumah, berikan informasi kepada para tetangga. Berlanjut ke perumahan sebelah dan seterusnya. Informasi bisa lewat mulut ke mulut ataupun melalui hape juga sangat efektip.
Awalnya coba berikan sampel masakan Anda atau frozen food yang ingin dijual dalam siap saji / masak. Misalnya produk yang akan dijual adalah bakso beku. Masak dulu bakso itu dengan bumbu yang ada, lengkapi dengan bahan tambahan seperti miehun atau sohun dan sebagainya.  Minta komentar mereka setelah mencicipi bakso itu dan setelah itu agar memberi tahu kepada ibu-ibu lain yang belum mencoba. Insya Allah cara ini akan efektip untuk memasarkan produk Anda.
Banyak grup atau kelompok yang anggotanya para ibu-ibu.  Misalnya Kelompok Arisan, Kelompok Pengajian, Grup Haji, Grup Umrah, Grup Alumni Sekolah dan grup-grup atau kelompok-kelompok lainnya. Bila Anda aktip di kelompok atau grup itu, manfaatkan hubungan silaturahmi dengan anggota-anggotanya.  Bila belum aktip, mulailah mencoba aktip dengan melakukan pendekatan kepada beberapa orang yang dikenal dekat. 
2.       Melalui Sosial Media,
Cara promosi lainnya adalah melalui sosial media seperti Instagram, Facebook atau Whatsapp dan lain-lain. Ini juga akan efektip. Share secara rutin produk frozen food Anda ke Instagram dan Facebook.
Buatlah grup Whatsapp dengan para anggota kelompok atau grup itu. Melalui grup Whatsapp itu, tampilkan Daftar Menu Harian dan atau Menu Bulanan dilengkapi dengan foto-foto masing-masing produk dan harganya. Kalau memang produk Anda itu lezat rasanya, higienis, sehat, bersih dan terjangkau harganya, mudah-mudahan akan banyak yang memesan. Namun batasi area pemasarannya, jangan terlalu jauh dari kecamatan kota Anda. Ini perlu untuk pengiritan biaya pengiriman.
3.      Melalui Marketplace,
Cara promosi lainnya yang perlu dipertimbangkan melalui marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Lazada dan lain-lain. Cara promosi ini juga efektip, bahkan bila berhasil akan membuat penjualan produk Anda cepat meningkat.
Mengingat frozen food ini jika tidak dalam keadaan beku, akan mudah berubah bentuk dan kualitasnya. Jadi perlu dipertimbangkan luas areal pemasaran dan cara mengemas serta kecepatan pengirimannya agar tidak berubah bentuk, warna dan kualitasnya hingga sampai ditangan konsumen.
4.       Outlet kecil di teras rumah,
Jika memungkinkan buka juga semacam outlet kecil dengan hanya menggunakan etalase kaca sebagai tempat meletakkan produk Anda. Namun harus juga disiapkan freezer untuk menyimpan stock barang.
Kelihatannya sepele, tapi dari pengamatan pada beberapa outlet semacam ini, ternyata hasilnya cukup bagus. Banyak tetangga atau orang yang lewat di depan rumah mau membeli produk frozen food dagangan kita.

Satu hal yang perlu dijaga adalah makanan harus bersih dan enak citarasanya. Harus segar dan baru atau dikenal dengan istilah Fresh from the oven. Jangan pernah menjual produk yang sudah daluwarsa atau yang sudah berubah rasa dan kualitasnya. Sekali saja ketahuan menjual produk yang sudah daluwarsa maka dapat dipastikan bisnis online Anda akan hancur.

Jadikanlah bisnis rumahan Anda menjadi bisnis online yang sukses walau dimasa sulit seperti sekarang ini, karena adanya wabah Corona. Janganlah menjadikan wabah Corona sebagai kendala sehingga tidak bisa berusaha. Pilihlah produk yang cocok dengan situasi dan kondisi pasar. Lakukan kerja keras dan jangan pernah menyerah. Selalu update pengetahuan dan kondisi pasar sehingga produk Anda tetap bisa diterima pasar dan laris manis.

Beranilah untuk mencoba dan yakinlah usaha yang dijalankan akan membuahkan hasil yang manis. Namun perlu keuletan dan kejelian dalam memilih dan menjual produk yang akan dijual secara online. Bisnis online memang tidak mudah, tapi juga tidak sulit asal tekun dan tidak mudah putus asa dalam menjalankannya. Halangan dan rintangan pasti ada, tapi anggaplah itu sebagai cobaan. Carilah solusi dan jalan keluar untuk mengatasi. Selama semangat dan ketekunan mengiringi usaha Anda, selama itu pula kesuksesan akan mendatangi Anda. Satu lagi, jangan lupa berdoa!

Selamat sukses para pejuang usaha dan jangan pernah berputus asa. Selamat mencoba!


Belum ada Komentar untuk "MEMULAI BISNIS ONLINE LARIS SAAT CORONA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel