TIPS BISNIS ONLINE SAAT CORONA

Mengerjakan bisnis online di rumah saat ada wabah corona dengan laptop




Bisnis online sekarang menjadi primadona dan alternatif usaha ditengah mengganasnya wabah Corona karena bisnis lainnya menjadi mati suri (kecuali yang berhubungan dengan kesehatan dan sembako) . Wabah Corona memang sungguh menakutkan. Bermula dari Wuhan sebuah kota di Tiongkok, lalu dengan cepatnya bagai airbah melanda hampir ke seluruh belahan dunia, tak terkecuali Indonesia. Tiada ampun dan tiada belas kasihan dengan cepat menyebar dan merenggut ratusan ribu nyawa manusia.  Selain itu jutaan orang terpapar virus Corona. Semua itu terjadi hanya dalam waktu beberapa bulan saja. Wajar saja kalau WHO telah menyatakan Wabah Corona sebagai Pandemik.

Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, antara lain melakukan Rapid Test dan Swab Test. Memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan terkini New Normal. Semua langkah-langkah itu dilakukan untuk mengurangi dan atau kalau bisa mengakhiri Badai Wabah Corona. Namun harus diakui bahwa saat ini di Indonesia maupun di dunia Wabah Corona belum berakhir.

Imbas dari Wabah Corona selain merenggut nyawa manusia dengan cepat, adalah kondisi perkonomian Indonesia dan dunia mengalami kemunduran yang luar biasa. Ketentuan yang dilakukan berbagai negara di dunia untuk membatasi keluar masuk orang dan barang, berimbas kepada mundurnya perdagangan ekspor dan impor antar negara. Pembatasan keluar masuk antar daerah di Indonesia juga memukul perekonomian Indonesia. Hanya perdagangan barang-barang tertentu yang diizinkan. Selain itu juga terjadi gelombang PHK dan program Dirumahkan oleh banyak perusahaan swasta. Ini juga memiliki efek domino terhadap perusahaan kecil sebagai pendukung atau penyangga perusahaan besar. Jelas ini sangat berpengaruh terhadap denyut nadi perekonomian Indonesia.

Penerapan Local Distancing, Social Distancing  dan atau Physical Distancing membuat warga kesulitan menjalankan aktifitas usaha. Masyarakat harus lebih banyak berdiam di rumah, tapi memang inilah pilihan yang harus diambil kalau ingin memperlambat penyebaran Virus Corona. Lalu bagaimana jika ingin berusaha. Masyarakat kan perlu mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari? Memang ada bantuan Pemerintah, tapi sampai kapan? Sementara mau keluar rumah masih takut terpapar virus Corona. Apalagi kalau suami Dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja atau bahkan ada yang terkena PHK, sementara istri tidak punya usaha. Corona sungguh menakutkan dan memusingkan masyarakat dan pemerintah.

Di sinilah perlunya adanya usaha yang bisa dijalankan dari rumah, bisa disebut juga Bisnis Rumahan. Satu dan lain hal karena adanya program pembatasan keluar rumah untuk menghindari virus Corona. Ada beberapa cara usaha yang bisa dijalankan dari rumah, antara lain :

1.       Bisnis Online,
Bisnis online sekarang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Antara lain karena ada pembatasan keluar rumah, takut resiko terpapar virus Corona dan juga karena banyaknya mall yang tutup. Selain itu rumah makan dan restoran tidak boleh melayani pengunjung yang mau makan ditempat, hanya boleh pesan bayar dan bawa pulang makanan yang dibeli.
Walaupun tidak terlalu besar, namun tetap juga memerlukan peralatan dan modal / biaya  untuk menjalankan bisnis online, yaitu Hape dan atau laptop, pulsa & paket internet, pembelian / berlangganan aplikasi tertentu.

Jenis bisnis online ini, antara lain :

a.       Affiliasi,
Bisnis Afiliasi marketing adalah suatu bisnis yang memakai internet sebagai medianya dengan melibatkan perusahaan supplier. Kita harus menawarkan barang milik perusahaan supplier, bila ada yang terjual maka kita akan menerima jasa sebagai komisi dari perusahaan supplier.

Bisnis online yang satu ini sangat sederhana dan hampir tidak memerlukan modal atau biaya tambahan, selain biaya-biaya keperluan di atas. Mekanismenya juga sangat simpel, hanya mengambil informasi atau data dari perusahaan supplier. Kemudian kita mempromosikan ke berbagai medsos seperti Facebook, Instagram, juga ke marketplace seperti Tokopedia, Shoppe, Lazada, Bli-bli, Bukalapak dan lain-lain. Setelah itu hanya menunggu transfer komisi dari perusahaan supplier. Tidak perlu membeli atau menjual barang,  bahkan tidak perlu meladeni pertanyaan dari pembeli. Semua ditangani oleh perusahaan supplier. Tugas kita hanya menawarkan barang milik perusahaan supplier. Sangat mudah kan.

b.      Dropship,
Dropship adalah suatu bisnis online dengan cara penjual atau dropshipper menawarkan barang melalui medsos seperti Instagram dan Facebook juga ke marketplace seperti Tokopedia, Shopee dan lain-lain.  Dropshipper boleh menaikkan harga yang wajar untuk memperoleh keuntungan.

Dalam teorinya, bisnis online yang satu ini tidak memerlukan modal bagi dropshipper, karena tidak membeli dan menyetok barang, tugasnya hanya menawarkan barang saja. Tapi pada prakteknya, karena umumnya jika membeli dan menjual barang pada satu marketplace saja ini akan memiliki berbagai resiko. Antara lain resiko mudah ketahuan oleh calon pembeli, bahwa harga jual kita pasti lebih mahal dari harga jual supplier, otomatis calon pembeli akan memilih membeli langsung ke supplier.

Bila kita menawarkan barang dari Supplier di Tokopedia ke calon pembeli di Shopee misalnya, (bilamana terjual) ini akan memerlukan modal untuk membeli lebih dahulu barangnya dari Tokopedia baru bisa dikirim ke pembe;li di Shopee (dengan catatan pembeli sudah mengirim uang melalui Shopee).

Kelemahan lainnya, kita harus menanyakan terlebih dahulu kepada supplier bila ada barang yang di order oleh calon pembeli. Kadang proses ini memakan waktu dan karena dianggap terlalu lama calon pembeli bisa membatalkan ordernya.

Untuk menekuni bisnis online dropship ini harus sabar dan tetap saja butuh modal walau sebatas barang yang terjual saja.

c.       Reseller
Reseller adalah bisnis online dimana Reseller menawarkan barang supplier kepada calon pembeli di medsos ataupun di marketplace. Hampir sama dengan dropship, bedanya Reseller harus membeli terlebih dahulu dan menyetok barang baru menawarkan kepada calon pembeli sedangkan dropship tidak perlu menyetok barang. Jelas resiko lebih besar pada bisnis online jenis ini, bila barang tidak laku atau lama terjual .

Hanya saja kecepatan proses penjualan ada pada Reseller, karena bila ada order dari calon pembeli tidak perlu menanyakan terlebih dahulu kepada supplier. Bisa langsung diproses order dari calon pembeli agar terjadi transaksi jual beli.

2.       Bisnis Semi Online,
Bisnis Semi Online adalah bisnis dimana penjual sekaligus berfungsi sebagai produsen dan menawarkan produknya melalui medsos atapun marketplace.

Bisnis Semi Online ini sebenarnya bisa dikategorikan sebagai Bisnis Online juga. Hanya saja bedanya, penjual membuat sendiri produknya dan langsung menjual via online.

Pada bisnis semi online, ini resiko kerugian akan lebih besar dari Reseller dan Dropship, bilamana barang tidak laku terjual. Namun sebaliknya bila laku terjual, maka keuntungan yang diperoleh akan jauh lebih besar.


Evaluasi :

1.   Kalau ditanya mana yang lebih menguntungkan di antara bisnis di atas, jawabannya adalah Bisnis Semi Online, tapi kalau ditanya bisnis yang mana resiko kerugiannya paling besar, jawabannya juga Bisnis Semi Online.
2.  Kalau ditanya bisnis yang mana yang paling kecil resiko kerugiannya, jawabannya adalah Bisnis Online Affiliasi, baru Bisnis Online Dropship dan Reseller.
3.   Lalu kita harus memilih jenis yang mana? Kalau modalnya minim, pilihlah Bisnis Online Affiliasi, tapi kalau memiliki sedikit modal pilih Bisnis Online Dropship atau Reseller. Bilamana memiliki modal agak lumayan, pilihlah  Bisnis Semi Online.
Artikel ini mencoba membahas bisnis online  yang mungkin dilakukan hanya dari rumah ketika ada wabah Corona. Saat ini dikenal dengan istilah Work From Home. Mungkin artikel ini masih ada kekurangan, tapi paling tidak bisa menjadi rujukan atau solusi buat yang ingin mencoba.
Pada artikel selanjutnya akan dibahas lebih detail mengenai Jenis Bisnis Online Laris Saat Corona. Mudah-mudahan ada yang sesuai dengan Anda.

Semoga bermanfaat!

Belum ada Komentar untuk "TIPS BISNIS ONLINE SAAT CORONA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel