DEXAMETHASONE MELAWAN COVID-19



Dexamethasone diklaim ampuh melawan Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) yang saat ini melanda hampir di seluruh negara di dunia. Sungguh menakutkan, virus ini telah banyak sekali memakan korban. Data tanggal 21 Juni 2020, korban meninggal akibat Covid-19 di seluruh dunia 466.848 orang, terpapar positip sebanyak 8.921.385 orang, berhasil sembuh sebanyak 4.743.011 orang. Sedangkan untuk negara Indonesia korban meninggal dunia 2.429 orang, terpapar positip 45.029 orang sedangkan yang berhasil sembuh 17.883 orang.
Angka-angka tersebut menunjukkan betapa dahsyatnya serangan musuh yang tak terlihat bernama Covid-19 itu. Tidak peduli kaya atau miskin, pejabat tinggi atau rakyat kecil, ahli kesehatan atau orang biasa bila tidak berhati-hati akan dihabisi oleh Covid-19. Malangnya, sampai sekarang belum ditemukan vaksin pembunuh Covid-19.

Uji coba Dexamethasone,

Berita terbaru yang sangat membesarkan hati, obat Dexamethasone diklaim ampuh melawan virus Covid-19 datang dari negara Inggris. Berita itu telah dimuat dalam berbagai portal berita baik dalam maupun luar negeri antara. Dikutip dari CNBC International, bahwa pada tanggal 16 Juni 2020 telah diumumkan hasil uji coba penggunaan Dexamethasone untuk mengurangi tingkat kematian akibat serangan Covid-19.

Uji coba dilakukan pada pasien positip Covid-19 yang telah menggunakan ventilator dan oksigen, ketika diberikan Dexamethason memberikan hasil yang baik. Percobaan memberikan Dexamethason dilakukan terhadap 2.100 pasien yang telah memakai ventilator, dan terhadap 4.300 pasien yang menggunakan oxygen.

Menurut para ahli di Inggris, pemberian Dexamethasone kepada pasien-pasien di atas bisa mengurangi resiko kematian dengan rasio satu berbanding tiga terhadap pasien yang memakai ventilator. Dan satu berbanding lima bagi yang menggunakan tabung oksigen. Menurut mereka ini adalah suatu terobosan besar dalam upaya pencegahan berkembangnya Covid-19. Namun penelitian mereka belum menyebutkan penggunaan obat Dexamethasone terhadap pasien yang tidak memakai ventilator dan atau perawatan oksigen. Para peneliti yang berasal dari Universitas Oxford di Inggris menyatakan bahwa obat ini memiliki bukti manjur untuk membantu menolong pasien terpapar virus Corona bergejala berat. 

Kegunaan Dexamethasone,

Dexamethasone adalah obat yang termasuk kelompok obat steroid atau disebut juga kortikosteroid adalah jenis obat anti inflamasi. Obat ini umumnya dipakai untuk mengatasi berbagai keluhan seperti alergi, radang usus, radang sendi, eksim, kolitis ulserativa, lupus, psoriasis, asma, gangguan pernapasan dan lain-lain.

Umumnya pasien datang ke dokter karena ada keluhan seperti gatal-gatal, nyerti dan kemerahan. Itu adalah reaksi yang wajar dari peradangan. Mungkin karena alergi atau infeksi, reaksi itu akan muncul dalam kadar tertentu. Dan bila diberikan Dexamethasone maka gejala itu akan cepat berkurang. Itulah sebabnya banyak yang mengatakan Dexamethasone adalah obat dewa, karena efektip menangani berbagai keluhan di atas. Namun demikian para pengguna wajib berhati-hati, bahkan harus ekstra hati-hati karena obat ini memiliki efek yang cukup serius bila digunakan tanpa pengawasan dokter.

Efek Samping Penggunaan Dexamethasone,

Dexamethasone bisa memiliki efek samping terhadap pemakainya seperti pada umumnya obat-obatan keras lain, bila dipakai tanpa resep dokter.  Efek samping yang ditimbulkan pada pemakaian Dexamethasone antara lain seperti sulit bernapas, pembengkakan pada bibir, lidah, tenggorokan atau wajah. Bisa juga timbul reaksi alergi, gata-gatal, penglihatan kabur, sakit kepala, sakit mata, bahkan ada yang baru melakukan kegiatan ringan saja langsung sesak napas. Efek samping lainnya, tekanan darah naik, gula darah naik, gangguan maag. Yang paling mengkhawatirkan bila digunakan dalam jangka panjang bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan tulang keropos.

Apabila setelah meminum obat Dexamethasone terdapat salah satu gejala di atas, segera lakukan konsultasi ke dokter, agar cepat diupayakan pencegahannya. Ingatlah, Dexamethasone termasuk dalam golongan obat keras yang tidak boleh sembarangan menggunakannya. Dokter pun sangat berhati-hati bila meresepkan obat ini untuk pasien.

Aturan Pengunaan,

Dexamethasone dan kelompok obat sejenisnya mungkin mudah dibeli di apotik atau toko obat, tapi sebenarnya hanya boleh digunakan dengan resep dokter dan penggunaannya pun harus tetap diawasi oleh dokter. Umumnya dokter memberikan resep obat ini untuk tujuan penggunaan jangka pendek saja. Hanya saja pada kasus penyakit tertentu, dokter bisa memberikan resep untuk jangka waktu yang lama.

Dexamethasone ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan Prednison (obat kortikosteroid untuk mengurangi dan mengatasi peradangan beberapa kondisi pada penyakit tertentu, misalnya pada penyakit autoimun) hanya saja obat ini memiliki efek anti inflamasi dan metabolisme yang lebih kuat. Itulah sebabnya untuk penggunaan jangka panjang wajib diawasi oleh dokter. Pengguna harus tertib melakukan konsultasi ke dokter.

Kesimpulan,

Dexamethasone boleh saja dianggap sebagai obat dewa oleh sebagian masyarakat, namun perlu diingat bahwa obat ini termasuk dalam kelompok obat keras. Jadi harus ekstra hati-hati menggunakannya. Konsultasikan lebih dahulu ke dokter tentang keluhan-keluhan yang dialami, jangan buru-buru minum Dexamethason untuk mengobatinya. Apalagi untuk tujuan penggunaan yang agak lama, sangat dianjurkan untuk diawasi oleh dokter. Walaupun manfaatnya banyak, tapi efek sampingnya juga cukup serius bila pemakaiannya tidak diawasi oleh dokter.

Memang berdasarkan hasil penelitian dari Inggris, bahwa Dexamethasone diklaim bisa membantu menurunkan tingkat kematian akibat serangan virus Covid-19. Namun demikian perlu diingat, bahwa penelitian yang dilakukan di Inggris itu, hanya terhadap pasien positip terpapar virus Covid-19 yang sudah menggunakan ventilator dan atau pernapasannya dibantu dengan oksigen serta obat-obatan lainnya.

Jadi jangan sekali-kali mengambil kesimpulan, kalau Dexamethason bisa menyembuhkan penyakit akibat virus Covid-19 dalam berbagai kondisi. Biarlah dokter yang menentukan penggunaannya.  Yang pasti Dexamethason bukanlah vaksin untuk membunuh virus Covid-19!

Janganlah menggunakan Dexamethasone tanpa resep dokter!

Berhati-hatilah!

Belum ada Komentar untuk "DEXAMETHASONE MELAWAN COVID-19"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel